Beranda / Lampung Selatan / 182.398 Warga Lampung Selatan Bakal Terima Bantuan Beras, Bulog Pastikan Gratis

182.398 Warga Lampung Selatan Bakal Terima Bantuan Beras, Bulog Pastikan Gratis

BERITANEWSID.COM, LAMPUNG SELATAN – Sebanyak 182.398 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Lampung Selatan akan menerima bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Cabang Bulog Lampung Selatan, Fedrial Farhan, saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di Gedung Pemda Lampung Selatan, Selasa (1/9/2026).

Fedrial mengatakan, penerima bantuan pangan beras tersebut ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Ia menjelaskan, data yang diterima Bulog dari pemerintah pusat telah dilengkapi nama dan alamat penerima secara rinci atau by name by address.

“Data yang kami terima sudah by name by address. Nama dan alamat setiap penerima sudah ada langsung saat kami menerima data dari pusat,” kata Fedrial.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan kali ini merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September. Masing-masing penerima memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram beras.

“Artinya, setiap penerima akan mendapatkan 30 kilogram beras sekaligus. Untuk penyaluran bantuan pangan kali ini komoditasnya hanya beras, tanpa minyak goreng, berbeda dengan penyaluran pada alokasi sebelumnya,” jelasnya.

Fedrial menegaskan, bantuan tersebut diberikan secara gratis dan masyarakat penerima tidak diperbolehkan membayar atau memberikan imbalan kepada pihak mana pun.

“Bantuan beras ini gratis, warga tidak perlu membayar. Harapan kami bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok, serta ikut menstabilkan harga beras di wilayah Lampung Selatan,” ujarnya.

Selain memastikan bantuan tersalurkan kepada penerima yang berhak, Bulog Lampung Selatan juga berkomitmen menjaga kualitas dan kuantitas beras yang diberikan kepada masyarakat.

Fedrial mengimbau penerima bantuan agar tidak ragu melapor apabila menemukan beras yang kualitasnya tidak sesuai standar atau jumlahnya kurang dari ketentuan.

“Silakan melapor dan langsung hubungi petugas pembagi di desa masing-masing, atau langsung ke kami. Jika menerima beras di bawah standar medium atau jumlahnya kurang dari 10 kilogram per karung, akan segera kami lakukan penggantian,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap penyaluran bantuan menjadi bagian penting agar program tersebut berjalan sesuai ketentuan.

“Harapan kami, beras yang kami bagikan ini tepat sasaran, tepat kualitas, dan tepat waktu,” pungkas Fedrial.

(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *